Sunday, May 19, 2013

Sembunyikan

Kalian tidak tahu.

Sebenarnya aku punya minder...
Tapi minderku kusembunyikan.
Sebenarnya aku punya malas...
Tapi malasku kusembunyikan.
Sebenarnya aku punya sedih...
Tapi sedihku kusembunyikan.
Sebenarnya aku punya amarah...
Tapi amarahku kusembunyikan.

Jangan geram jika banyak kesembunyian. Semua orang punya sifatnya masing-masing. Sifat negatif yang sudah mengakar, tak menyenangkan dalam diri. Semua orang punya kesembunyiannya masing-masing untuk menjadi baik. Dan aku menyembunyikan minderku, malasku, sedihku, dan amarahku... untuk menjadi baik.

Kalian hanya tidak tahu, mereka berempat kusembunyikan.



Jadi, apa saja yang sedang kau sembunyikan?

Thursday, May 16, 2013

Hidup Komik Lokal!



Setelah 2 tahun terakhir ini cuma ngikutin dunia stand up comedy (SUC) di Metro TV dan Kompas TV, tahun ini saya mulai ngikutin komunitas lokal SUC open mic dimana-mana. Dimulai dengan pas sendirian nggak sengaja ngeliat open mic langsung di sebuah cafe, saya akhirnya browsing-browsing akun twitter komunitas SUC lokal, dan mengikuti acara-acara open mic mereka. Kebanyakan komunitas sih emang anak kuliahan, pertama kali nonton bahkan nggak kenal siapa-siapa. Sampe sekarang juga nggak ada yang kenal sih -_- Cuma asal dateng bermodal pede aja. Dateng, clingak-clinguk, duduk, ketawa, pulang hahaha.

Dimulai dari situ, saya mulai retweet-retweet acara open mic lokal di twitter, biar temen-temen juga pada tau gitu. Kalo pas lagi ada pulsa, saya nyebar sms ke temen-temen, update event-event SUC biar pada dateng juga. SUC emang belum dikenal sama temen-temen sekolah saya. Banyak sih yang suka ngikutin SUCI Kompas TV, tapi kebanyakan dari mereka penikmat 'artis'-nya, bukan stand up comedy-nya. Jadi ya pada males kan dateng ke acara lokal yang nggak ada 'artis'-nya hahaha makanya biasanya saya ngajak cowok-cowok yang hobi main dan nongkrong tapi ga punya duit. Kalo udah denger kata gratisan, pada berangkat lah itu anak-anak. Pernah suatu saat saya nyebar sms ngabarin event Freedom of Nggambleh, tapi hari itu saya sendiri lagi sakit jadi nggak bisa dateng. Ternyata buanyak banget temen-temen cowok pada dateng nonton. Seneng aja gitu berhasil mengenalkan SUC lokal dan jadi hiburan buat mereka. Yah paling enggak kan saya jadi banyak temennya kalo mau nonton hehehe.

Sejak sering nonton open mic langsung, saya jadi tertarik ilmunya. Emang begini kalo udah suka sesuatu, langsung cari tau banyak. Saya browsing-browsing artikel tentang SUC, teori-teorinya, video-video komik juga. Seru juga ternyata belajar SUC. Tiap nonton SUC jadi tau struktur materi si komik yang lagi open mic, jadi bisa ngerasain rapi atau enggaknya. Asiklah pokoknya. Terus semenjak rajin ngajakin temen-temen nonton, saya juga rajin bujuk-bujuk temen buat open mic. Akhirnya ada satu yang terjerumus dan akan segera memulai perjalanan ngebomb hahaha. Nggak papa, namanya juga cari pengalaman. Saya bantu dikit-dikitlah dengan menyuplai artikel-artikel dan referensi. Belum berani open mic sendiri hahaha.

Oiya, ini beberapa akun komunitas SUC yang saya follow, dijamin langsung update event lokal gratis deh:

Saya juga follow beberapa komik lokal yang sering saya tonton dari panggung ke panggung. Meskipun nggak kenal, saya nggak ragu buat ngepost tweet-tweet membangun/memuji setelah nonton mereka. Selain dateng nonton open mic, menurut saya ngetweet juga salah satu bentuk dukungan untuk komik Jogja lho, biar Jogja makin pecah. Mantap yo!

Pernah sih kepikiran, kerjaanku sekarang tiap malem kalo nggak browsing SUC ya kelayapan nonton open mic, besok kalo bosen gimana ya? Tapi masa bodohlah, baru keranjingan sekarang, dinikmati dulu. Masalah bosen atau enggaknya masalah besok, yang penting sekarang senang.



Hidup komik lokal! Jogja bisa! Mantap yo!

Tuesday, April 30, 2013

Inspirasi

Well, saya baru pengen nulis sesuatu malam ini, tapi nggak tau apa hahaha.
Setelah berbulan-bulan hidup dalam ke-monoton-an ala anak SMA yang mau ujian: bangun - sekolah - pulang - tidur siang - les - belajar -  diulang sampe infinity, beberapa hari terakhir ini saya mulai "hidup". Saya sebut hidup karena akhirnya saya berhasil keluar dari rutinitas yang itu itu saja.

Random abis lah, mulai dari nongkrong doing nothing but talking shit, renang, piknik, nonton pss di stadion, kedatengan mas mas yang pinjem duit abis tabrakan, nonton Jubah Macan latian pentas, nonton stand up comedy lokal, dan lain lain.

Baiklah, karena nggak tau mau nulis apa lagi, saya ngomongin inspirasi aja ya.

Saya pernah, atau lebih tepatnya sering sekali terinspirasi, oleh events, things, or people. But I admit that I'm mostly inspired by people. Biasanya saya lebih terpengaruh oleh 'siapa', bukan 'apa' yang disampaikan/dilakukan. Dan ketika terinspirasi, rasanya kayak mau meledak-ledak gitu ya. Seneng banget, pengen bisa kayak sang inspirator, pengen segera melakukan sesuatu yang berhubungan dengan inspirasi itu. Termasuk saya yang sekarang sedang menulis ini, sedang senang sekali dan meledak-ledak rasanya untuk nulis, tapi gak tau mau nulis apa hahaha.

Saat berkesempatan, saya selalu bilang pada orang-orang yang menginspirasi saya, bahwa mereka telah menginspirasi saya and many people out there. Mostly lewat social media. Saya selalu bilang ke mereka untuk tetap melakukan apa yang mereka lakukan, because they inspire people to be better. Mereka membawa kebaikan buat banyak orang.

Lalu saya berpikir, bagaimana rasanya menjadi inspirasi orang lain?

Yang jelas saya nggak tau jawabannya.
Saya cuma ingin menjadi seperti mereka, inspire people to be better. Rasanya mungkin akan sangat menyenangkan, bahagia. Karena ketika orang-orang terinspirasi oleh kita, in a good way, berarti kita telah melakukan sesuatu yang berarti, ya membawa kebaikan buat banyak orang itu tadi.

Semoga.


Thursday, April 25, 2013

Omong Kosong Tentang Another Glenn Live Concert

Baru saja pulang dari nonton konser sekelompok orang yang selalu berhasil mengajariku bahagia.

Glenn Fredly & The Bakuucakar!

Dan berikut poin-poin yang pengen saya tulis seenaknya :B


Lightingnya keren. Berasa liat lighting di konser-konser outdoor di lapangan/alun-alun gitu. Biasanya konser outdoor lebih dominan lightingnya, sedangkan indoor simpel. Nah yang ini lightingnya seru. Kayaknya diperhatikan banget sama panitia. Mana ada beberapa momen lighting yang dibikin pas banget sama lagunya. Yang mellow jadi tambah galauuu, yang up-beat jadi tambah asiiiik. Menurutku doang sih hehe ampuni segala ke-sok tahu-an ya. 

Jujur, saya nggak sepeka orang sound/anak band dalam mengamati sound system -_- iyolah -_- Tapi kalo membandingkan dengan konser-konser lain, disamping beberapa kesalahan teknis kecil, saya bisa bilang soundnya agak kurang. Tapi pendapat yang satu ini boleh diabaikan, toh saya beropini menurut telinga awam yang cuma bilang enak kalo menurutnya enak kok hahaha :B

Suka banget sama Batiga karena mereka nyanyiin lagu-lagunya Sherina kecil. Aransemennya juga keren. Langsung keinget Riri Riza dan tentu saja, masa kecilku. Really appreciate that, bener-bener ngena :" Jempol!

Cukup terkejut dan suka dengan format baru yang ditampilin Koala. Selama mengikuti konser Koala kemana-mana (kok terdengar fanatik sekali ya, padahal gara-gara satu sekolah hahaha), baru sekali ini Koala menampilkan lagu baru berbahasa inggris-nya yang berjudul Have You, dan yang mengejutkan, dengan format semacam vokal grup.

Malam ini pertama kali liat dan denger Tulus nyanyi. Sebelumnya hanya pernah mendengar satu lagu, itu pun versi sudah di-cover oleh Kunto Aji Wibisono dan tidak full song. Lagunya asik dan unik, terdengar tidak komersil, maksud saya tidak dibuat semata-mata mengejar target pasar, dibuat karena memang diinginkan. Musiknya cerdas.

Dan Glenn Fredly? He wasn't in the mood. Kenapa saya bisa berpikir seperti itu? I just knew it. Setelah membuat resolusi "nonton langsung live concert-nya Glenn Fredly" di tahun 2011 seperti yang saya tulis di post ini, malam ini adalah konser Glenn yang ke-4 buat saya (and I do thank God for this!!!!!). Dan dengan itu saya sudah cukup tau bagaimana biasanya seorang Glenn Fredly ada di atas stage. Tapi tetep, penampilan mereka keren!

Glenn terlihat lebih kurus.

Akhirnya, berhasil (lagi) mencentang salah satu resolusi hidup: teriak "BONAAAAAAR!" waktu nonton konser Glenn Fredly & Bakuucakar. Meskipun Bonar nggak nengok, saya sudah cukup bahagia bisa memenuhi resolusi :))

Bonar Abraham memang tidak ada duanya di muka bumi. Yes. Yes. Yeeessssssss. :D

Bonar Abraham

Karena album baru sudah keluar, saya rasa Glenn dan kru "menggusur" lagu-lagu yang sempat wajib ada di song-list dengan lagu-lagu baru dari album Luka Cinta & Merdeka. Seru! Sebagai contoh, lagu Timur, Karena Cinta, dan Kisah Romantis dulu sempat wajib tampil di setiap gigs. Sekarang lagu Luka & Cinta, Malaikat Juga Tahu, dan Sabda Rindu yang wajib tampil. Performa nggak berkurang, sama bagusnya kok :>

Gitaris Bakuucakar yang asli, Andre Dinuth, absen dan digantikan oleh gitaris Barry Likumahuwa Project, Henry Budhidharma. Langsung merasa ada yang kurang waktu pertama kali mereka masuk panggung tanpa Andre Dinuth. Bakuucakar yaaa Bakuucakar, nggak akan sama dengan additional player.

(dari kiri atas CW) Bonar, Andre, Rifka, Rayendra, Nicky, Kenna, Glenn, Harry


Tadi nonton konser sambil bawa album Glenn Fredly yang Luka, Cinta, & Merdeka, jadi bisa nyontek liriknya waktu nyanyi. Saya memang belum hafal sepenuhnya lagu-lagu di album baru ini. Pede aja bawa contekan. Toh seorang Glenn pun di setiap konser selalu membawa lirik ke stage. "Saya juga nggak hafal semua, album saya udah tiga belas, namanya juga kebanyakan lagu." begitu kata Glenn dengan sombongnya di salah satu konser yang pernah saya datangi :))


The crowd. Credit to Nicky Manuputty on his instagram.


Terima kasih untuk Present Break 2013 oleh Geologi UPN! Terima kasih untuk Shafa, Mbak Santi dan Mas Ferro! :D