Friday, October 2, 2026

Memulai Kembali

Pagi tadi aku berkendara melintasi kota.

Menyapa satpam di depan sekolah yang begitu ramah dan bersemangat menyambut anak-anak. Juga orang dewasa sepertiku.

Mengamati bapak-bapak yang turun dari motornya untuk bergegas masuk ke toko kelontong. Mengenakan kaos bertuliskan "Makan Berkedok Gratis" dengan huruf besar tebal berwarna merah pada huruf pertama setiap kata.

Mencoba gudeg di sebuah pasar kecil. Pengalaman pertama makan gudeg yang hampir tidak ada rasa manisnya. Penjualnya berbahasa Indonesia meski terus kuajak bicara dengan Bahasa Jawa Krama Lugu.

Melewati pasar hewan yang kini berubah menjadi pusat kuliner. Penuh dengan mobil berplat luar kota. Beberapa darinya berhenti di pinggir dan tengah jalan untuk menurunkan penumpang.

Melihat bus kota tua yang sedang disewa oleh sekelompok ibu-ibu usia senja untuk berwisata. Tangga pintunya bolong-bolong karena karat. Seperti bus kota yang dulu sering kunaiki pulang sekolah.

Mengunjungi kedai kopi milik teman. Bertemu juru parkir yang sopan. Bilang kalau parkir mobilku akan dikenai tarif parkir wisata.

Meminum segelas kopi, menulis ini, lalu bersiap pulang.

Sepertinya tidak akan susah untuk belajar mencintai kota ini lagi setelah satu tahun pergi.




No comments:

Post a Comment